True Love

    Berapa kali kita tidak datang beribadah dan menyembah Tuhan dengan alasan yang tidak masuk akal (hujan, misalnya) dan berkaitan dengan kepentingan kita (ada urusan, ada undangan, dan lain” yang secara nyata mengingkari daftar prioritas yang kita buat dengan penuh percaya diri)? Berapa jam dalam seminggu kita berikan waktu kita untuk Tuhan, sedangkan untuk men-non aktifkan alat komunikasi saat Ibadah saja kita masih tidak rela?  Pernah membayangkan tidak, Tuhan menangis karena waktu-waktu kita yang hanya sedikit untuk-Nya masih kita kurangi 10, 15, 20 menit untuk sms, telpon, dll saat beribadah?  Sedangkan bila kita bertemu kekasih, pacar, org yang kita kasihi, kita marah karena mereka tdk memberikan waktu sepenuhnya untuk kita pada perjumpaan yang singkat itu.

    Kondisi diatas ini adalah hal-hal yang dimana setiap kita pernah mengalami setiap harinya tanpa terkecuali, kita sering melakukan ini tanpa kita sadari hal diatas sangat mendukakan hati Allah. Kita melakukan ini sebab kita telah mengantikan kasih Allah yang sempurna dengan kasih dari orang-orang yang berada didekat kita. Kita mulai mencari kengahatan kasih yang benar-benar nyata dan mulai meningalkan hubungan kita yang mesra dengan pencipta kita. Hal ini dengan jelas tertulis dalam kitab Matius 24:12 “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin” Jaman sekarang semakin keras dan hari-hari semakin jahat, hal ini yang membuat Kasih kita semakin pudar terhadap Allah yang benar-benar mencintai kita sebab kita hanya mementikan kehidupan duniawi. Sebab semua orang hanya berfokus kepada diri sendiri dan tidak lagi memikirkan saudara-saudara sekitarnya. Hal ini sangat bertolak belakan dengan apa yang Tuhan Yesus harapkan yaitu kita harus mengasihi sesama terlebih kepada Dia yang menciptakan kita dan seisi dunia ini.

    Untuk itu kita sebagai anak muda-Nya, kita wajib memperbaharui hubungan kita yang telah pudar agar kembali intim dengan Tuhan dengan cara melakukan saat Teduh dan melalui jam Doa Pribadi, sebab dengan cara itulah hubungan kita dengan Tuhan dapat diperbaharui kembali agar menjadi harmonis, sebab Dia sangat mencintai kita semua dan Diapun tak ingin kehilangan kasih dari setiap kita. Sebab ketika kita mengasihi Dia maka kita pun akan mengasihi sesama kita dengan segenap hati dan dengan tanpa syarat sebab itu adalah kasih yang sempurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s